Link Twibbon Nyepi 2022 dan Tahun Baru Saka 1944, Desainnya Unik dan Menarik untuk Medsos

Link Twibbon Nyepi 2022 dan Tahun Baru Saka 1944, Desainnya Unik dan Menarik untuk Medsos
Link Twibbon Nyepi 2022 dan Tahun Baru Saka 1944, Desainnya Unik dan Menarik untuk Medsos

DEJAVANEWS.com – Link Twibbon Nyepi 2022 dan Tahun Baru Saka 1944, desainnya unik dan menarik untuk medsos Anda.

Hari Raya Nyepi jatuh pada tanggal 3 Maret 2022, umat Hindu akan menggelar beberapa tradisi dalam menyambutnya.

Biasanya pada malam sebelum Hari Raya Nyepi, umat Hindu melakukan tradisi diantaranya ogoh-ogoh, upacara melasti, tawur kesanga dan lainnya.

Tradisi ini dilakukan secara turun temurun oleh umat Hindu sebagai melestarikan budaya di Bali, ternyata dalam tradisi merayakan Hari Raya Nyepi juga dapat mendatangkan jodoh.

Makna Hari Raya Nyepi adalah bentuk perenungan diri dengan perbuatan yang sudah dilakukan di masa lalu, sebagai bentuk intropeksi diri agar bisa menjadi seseorang yang lebih baik lagi di masa depan.

Nah untuk merayakan Hari Raya Nyepi anda juga bisa mengunakan twibbon berikut di media sosial anda.

Berikut 30 linknya:

  1. https://www.twibbonize.com/nyepisaka1944brkerthayasa
  2. https://www.twibbonize.com/nyepibali2022
  3. https://www.twibbonize.com/harirayanyepippak
  4. https://www.twibbonize.com/1994
  5. https://www.twibbonize.com/bimashundunyepi2022
  6. https://www.twibbonize.com/nyepisaka1944
  7. https://www.twibbonize.com/nyepi44
  8. https://www.twibbonize.com/nyepi-2022
  9. https://www.twibbonize.com/nyepiliana
  10. https://www.twibbonize.com/harirayanyepi22
  11. https://www.twibbonize.com/hrnyepi
  12. https://www.twibbonize.com/nyepicaka1944tahun2022
  13. https://www.twibbonize.com/nyepihn
  14. https://www.twibbonize.com/libaswatukoseknypi
  15. https://www.twibbonize.com/flads-nyepi
  16. https://www.twibbonize.com/nyepi-hariraya
  17.  https://www.twibbonize.com/kanregx-nyepi2022
  18.  https://www.twibbonize.com/thnyepi
  19. https://www.twibbonize.com/rahajengnyepisaka1944
  20. https://www.twibbonize.com/nyepicaka
  21. https://www.twibbonize.com/sdksanmarigianyar
  22. https://www.twibbonize.com/21komangniatriani
  23. https://www.twibbonize.com/url-harinyepi1944
  24. https://www.twibbonize.com/nyepi03032022
  25. https://www.twibbonize.com/selamatharirayanyepi2022
  26. https://www.twibbonize.com/harirayanyepii
  27. https://www.twibbonize.com/selamatharirayanyepii
  28. https://www.twibbonize.com/url-harinyepi1944
  29. https://www.twibbonize.com/smkmargarananyepicaka1944
  30.  https://www.twibbonize.com/selamatharirayanyepii

Berikut kami ulas tradisi umat Hindu dalam merayakan Tahun Baru Nyepi  : 

1. Tradisi Melastri

Menjelang Tahun Baru Nyepi, biasanya tradisi ini dilakukan tiga atau dua hari sebelum Hari Raya Nyepi oleh umat Hindu.

Awal kata melasti dari kata mala dan asti yang memiliki makna yaitu menghilangkan segala macam hal buruk untuk kebaikan, keheningan, dan keharmonisan pada semesta.

Umat Hindu akan berbondong-bondong untuk menuntun Ida Bhatara atau Tuhan ke pantai untuk menyucikan diri dari pikiran yang buruk, hal ini dipercaya dapat menghindarkan dari segala hal buruk ke depannya yang dilakukan saat pagi hari atau malam hari.

Baca Juga  Lirik Lagu Batak Tarpaima by Osen Hutasoit

Tradisi ini dipercaya untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).

2. Tradisi Tawur Kesanga

Tawur memiliki arti dalam bahasa Jawa dengan saur yang berarti melunasi utang, membayar atau mengembalikan, hal ini karena setiap hari sudah mengambil sumber-sumber alam untuk mempertahankan hidup.

Sehingga perbuatan ini harus seimbang dengan perbuatan memberi yaitu dengan memberikan waktu untuk alam beristirahat, umat Hindu akan melakukan tradisi tawur kesanga sehari sebelum Hari Raya Nyepi.

Biasanya tradisi tawur kesanga dilakukan saat pagi atau siang hari, dimulai dari tingkat provinsi di Pura Besakih, selanjutnya di kabupaten Catus Pata, kecamatan menggunakan Caru Panca Sanak, desa dengan Caru Panca Sata, dan banjara atau dusun dengan Caru Eka Sata.

Selain itu, tradisi ini menggunakan sesajen lengkap dengan binatang seperti ayam, bebek atau angsa dan anjing yang disajikan di rumah masing-masing dengan sanggah cucuk, kober, api, dan lainnya.

Tradisi ini dipercaya untuk mendapatkan keberuntungan pada alam semesta yang terhindar dari mala petaka di masa depan.

3. Tradisi Pengrupukan atau Mecaru

Biasanya tradisi pengrupukan dilakukan saat petang hari dan sehari sebelum perayaan Tahun Baru Nyepi, terkhususnya tradisi ini masyarakat yang muda membawa obor dan mengarak ogoh-ogoh keliling desa atau kota.

Selain itu, umat Hindu akan melakukan teriakan disertai dengan suara gamelan untuk memeriahkan malam pengerupukan, tradisi ini sangat unik karena Anda akan melihat ogoh-ogohnya ditarik, diputar dan digoyangkan.

Ogoh-ogoh disimbolkan sebagai bhuta kala yang menggambarkan sifat buruk manusia yang berbentuk seperti monster raksasa yang diarak keliling desa, selanjutnya ogoh-ogoh dihancurkan dengan cara dibakar.

Baca Juga  Kode Redeem Call of Duty 25 Juni 2022, Banyak Senjata, Skin Baru hingga Outfit

Hal ini tidak boleh lebih dari tengah malam agar tidak mengganggu persiapan Hari Raya Nyepi. tradisi ini juga dilakukan dengan menebar nasi tawur di sekeliling rumah sambil memukul kentongan hingga gaduh.

4. Tradisi Catur Brata Penyepian

Tradisi catur brata penyepian dilakukan pagi hari sekitar pukul 6 pagi di Hari Raya Nyepi, pada tradisi ini umat Hindu memiliki pantangan yang harus di taati.

Diantaranya tidak diperbolehkan untuk menyalakan api dan semua unsur api yang sering disebut dengan istilah amati geni.

Selanjutnya Anda tidak diperbolehkan untuk melakukan pekerjaan apapun, baik ringan ataupun berat termasuk makan dan minum yang sering disebut dengan istilah amati karya.

Anda juga tidak diperbolehkan bepergian atau keluar dari rumah meskipun ke rumah tetangga yang sering disebut dengan istilah amati lelungan.

Dan Anda tidak diperbolehkan untuk bersenang-senang seperti main game, nonton TV, maupun kegiatan lainnya yang sering disebut dengan istilah amati lelanguan.

Pantangan ini dilakukan selama 24 jam hingga pukul 6 pagi hingga kesokan harinya, tradisi ini adalah proses untuk beristirahat dunia dan waktu untuk mengkoreksi diri dengan menjernihkan pikiran.

Tradisi ini dikenal dengan puncak Hari Raya Nyepi yang dilaksanakan dalam keheningan yang dipercaya sebagai bentuk intropeksi atau menyucikan diri dengan melepas semua hal yang berkaitan dengan urusan duniawi dalam sehari penuh.

Disarankan untuk melakukan puasa selama 24 jam, tapa, yoga, maupun samadi untuk merenungi dosa-dosa sekaligus menyiapkan diri menyambut Hari Raya Nyepi.

5. Tradisi Ngembak Geni

Baca Juga  Tips Memulai Usaha dengan Modal Kecil

Biasanya Anda yang termasuk umat Hindu akan melaksanakan tradisi ngambak geni dan omed-omedan di keesokan harinya yang jatuh pada tangga 4 Maret 2022.

Ngambak geni memiliki arti bebas menyalakan api, dan Anda akan melakukan silahturahmi ke saudara dan tetangga untuk melakukan permohonan maaf dengan kesalahan yang diperbuat setahun yang lalu.

Tradisi ini dipercaya untuk Anda dapat memiliki rasa syukur, dapat saling memaafkan, dan membuka lembaran baru dengan hati yang damai.

6. Tradisi Omed-Omedan

Tradisi omed-omedan merupakan tradisi untuk mendatangkan jodoh yang cukup ekstim di Indonesia, tradisi ini sudah ada sejak 17 abad yang lalu saat dua ekor babi hutan yang bertarung.

Dipercaya hal ini memberikan dampak buruk bagi desa Sesetan, Denpasar, Banjar Kaja, Apabila dalam bahasa Bali dapat di artikan omed-omedan adalah saling tarik menarik.

Hal ini dilakukan dengan bentuk berpelukan bagi pasangan dengan usia 17 sampai 30 tahun, tradisi ini dilakukan dengan memakai pakaian berwarna putih dengan syarat yaitu belum menikah dan sedang tidak menstruasi.

Tradisi ini dilakukan setelah Hari Raya Nyepi, dilakukan dengan sembahyang bersama di Pura Banjar, kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu perempuan dan laki-laki akan berpelukan sambil disiram air oleh masyarakat dan selanjutnya akan diteruskan dengan peserta lainnya.

Setelah itu menyaksikan pertunjukan tari barong bangkuang sebagai pengingat momen babi hutan yang berantam di desa Sesetan, Denpasar, Banjar Kaja.

Melaksanakan tradisi ini diiringi dengan alunan gamelan dan nyanyian khas budaya omed-omedan, tradisi ini pun dipercaya untuk mendapatkan kecocokan dengan lawan jenis, kalau belum Anda dapat melakukannya tahun berikutnya.

(dejavanews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.